Implementasi Cloud System Pada Industri Perbankan di Indonesia Sebagai Langkah Digitalisasi Perbankan

Kamis 27 Mei 2021, Warta Ekonomi Group mengadakan acara webinar perbankan bertajuk “IMPLEMENTASI CLOUD SYSTEM PADA INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA SEBAGAI LANGKAH DIGITALISASI PERBANKAN” yang didukung oleh Datacomm Cloud Business.  Webinar ini diselenggarakan bertujuan agar industri-industri perbankan di Indonesia segera melakukan digitalisasi baik secara penuh maupun semi-digital jika tidak ingin terpental dan bahkan ditinggal oleh para nasabahnya.

Di awal acara, Direktur Pengaturan Bank Umum Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Eddy Manindo Harahap, menyampaikan dalam pembukaannya bahwa pada tahun 2020 Indonesia masih memiliki skor rendah terkait kesiapan pengembangan teknologi cloud computing berdasarkan indeks Cloud Readiness Index (CRI) dari Asia Cloud Computing Association (ACCA).  Indonesia sendiri menempati urutan ke 12 dari 14 negara Asia Pasifik yang masuk dalam penelitian ACCA dengan total skor sebesar 55,0. Dimana urutan pertama di tempati oleh Hong Kong dengan skor 81,9 lalu diikuti Singapura di urutan kedua dengan skor 81,5 dan Selandia Baru di urutan ketiga dengan skor 77,1.

Salah satu narasumber dalam acara webinar ini, Sutedjo Tjahjadi, selaku Managing Director Datacomm Cloud Business, menjelaskan tentang bagaimana peran cloud computing di area perbankan. Di mulai dari perbandingan antara traditional banking, open banking (today), dan platform banking (future), hingga penjelasan rinci mengenai keamanan data pada cloud computing.

Pemanfaatan cloud computing pada digitalisasi perbankan tak hanya memberikan kemudahan bagi nasabah untuk melakukan transaksi digital, tetapi juga dapat meningkatkan angka inklusi keuangan nasional. Pelaku industri keuangan bisa mulai memilih penyedia layanan cloud yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi dan kebutuhan bisnis mereka. Pemilihan yang tepat bisa meningkatkan efisiensi bisnis dan layanan digital pada bisnis mereka.

Lebih lanjut, dengan pemanfaatan teknologi cloud computing kerja operasional menjadi lebih praktis dan tidak perlu menggunakan Infrastruktur yang besar. Cloud Computing bahkan dapat meminimalisir biaya pengeluaran. Sebagai penutup pada presentasinya, Bapak Sutedjo memberikan beberapa benefit menggunakan cloud computing diantaranya elasticity, affordability, availability, security, innovation, dan agility. Dapatkan informasi lebih lanjut terkait layanan Open Banking dari Datacomm Cloud di sini.

  • Implementasi Cloud System Pada Industri Perbankan di Indonesia Sebagai Langkah Digitalisasi Perbankan
    Kamis 27 Mei 2021, Warta Ekonomi Group mengadakan acara webinar perbankan bertajuk “IMPLEMENTASI CLOUD SYSTEM PADA INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA SEBAGAI LANGKAH DIGITALISASI PERBANKAN” yang didukung oleh Datacomm Cloud Business.  …
  • SAP on Cloud for Your Intelligent Enterprise
    Di tengah era digital ini, perusahaan – perusahaan sedang berjuang untuk melakukan transformasi digital, memulai integrasi di dalam bisnis mereka serta membuat sistem yang lebih kuat dan mempunyai ketahanan yang …
  • Manufacturing Digitalization
    Revolusi industri 4.0 sudah semakin dekat, walau tidak terlihat jelas namun indikatornya sudah mulai tampak. Industri manufaktur-lah yang menjadi indikator terdepannya, dimulai dari penggunaan Cloud , Additive Manufacturing (3D printing), …
  • Datacomm Kubernetes Product Launch
    Sudah satu tahun dunia dilanda pandemi Covid-19, berdasarkan data world bank setidaknya sudah 60% perusahaan yang mengalami kebangkrutan di tahun 2020. Tapi yang menarik, ada beberapa perusahaan yang justru meraup …
  • Seminar Nasional Startup4industry
    Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Ditjen IKMA – Kemenperin RI) berkolaborasi dengan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) mengadakan acara webinar Startup4industry bertajuk “CLOUD …