Memulihkan Bisnis dari Ransomware

“Memastikan perlindungan bisnis anda terhadap serangan ransomware dengan snapshot dan cloud. Plus, melaksanakan kegiatan kontrol yang ketat terhadap backup storage untuk meningkatkan keamanan dari serangan tersebut.”

Jika ransomware tidak membuat anda sibuk atau pusing dimalam hari, berarti anda seseorang yang beruntung. Mengapa? karena pada dasarmya ransomeware merupakan salah satu virus yang bisa membuat semua data-data penting kita dalam keadaan terenkripsi sehingga tidak bisa dibuka, dan satu-satunya cara untuk membuka data-data anda tersebut yaitu dengan membayarnya untuk mendapatkan kode dekripsi untuk membuka data tersebut. Akan tetapi bagaimana jika anda sudah membayar tetapi anda tidak mendapatkan kode dekripsi untuk membuka data-data anda, maka anda harus merelakan uang yang cukup banyak dan data-data penting anda.

Mengapa serangan ransomeware bisa terjadi di bisnis perusahaan anda? Hal ini biasanya terjadi dikarenakan kurangnya security awarness pada perusahaan tersebut. Sebagai contoh seorang karyawan menerima email berupa attacment file dimana sebenernya attachment tersebut merupakan virus ransomeware, seorangan karyawan yang tidak atau kurang mengetahui tentang security awarness tersebut maka akan langsung meng-klik dan membuka file (virus ransomeware), maka tidak akan lama seluruh data-data penting karyawan tersebut akan terencrypt bahkan seluruh data-data penting yang berada diperusahaan tersebut.

Saat ini serangan ransomeware merupakan serangan cyber terbesar no dua di suluruh dunia, dan parahnya lagi virus ransomeware saat ini dapat meloloskan dirinya dari perlindungan firewall dan intrusion detector, dan salah satu strategi proteksi dan pemulihan bisnis perusahaan anda dari serangan ransomeware yaitu dengan cara Cloud Disaster Recovery.

Menggunakan Teknologi Cloud Disaster Recovery (DR)

 Idealnya, sebuah perusahaan akan menjaga data diperangkat (server) mereka menggukan teknik snapshot pada publik cloud. Adapun cara mengaksesnya dengan backup software, sehingga ransomeware tidak dapat menjangkaunya.

Teknik ini terdengar akan banyak mengkonsumsi storage, akan tetapi anda tidak perlu khawatir tentang hal tersebut hal ini dikarenakan adanya sistem deduplikasi atau incremental dan kompresi yang sangat dapat membantu. Contohnya anda dapat me-reset data snapshot terakhir untuk di restore kembali dan menghapus data snapshot anda yang lama dengan aman.

Dengan adanya teknologi Cloud DR ini anda dapat memanfaatkannya untuk melindungi bisnis perusahaan dari serangan ransomeware. Sehingga anda tidak perlu khawatir tentang serangan ransomeware dan anda dapat melanjutkan kegiatan bisnis anda. Mengenai waktu recovery point objective (RPO) tergantung dengan banyaknya data yang akan anda restore nantinya.

Dalam hal ini Teknologi Cloud DR merupakan tempat (cloud) terbaik dan tercepat untuk melakukan proses recovery dibanding anda melakukannya di local (on premise) dimana membutuhkan waktu yang cukup menyita dalam melakukan konfigurasi serta memastikan bahwa ransomeware tersebut sudah benar-benar tidak ikut ketika dalam proses restore.

Menerapkan kontrol keamanan

 Ada beberapa masalah keamanan yang perlu diatasi dalam melakukan perlindungan dan pemulihan dari serangan ransomware. Dimana semua data yang berada pada cloud harus dalam keadaan terenkripsi dan sesuai dengan aturan yang berlaku, seperti aturan dari Health Insurance Portability and Accountability Act dan the Sarbanes-Oxley Act harus diikuti dengan hati-hati.

Adapun beberapa point penting yang perlu anda ketahui dalam menerapkan kontrol keamanan yang tepat:

  • Penerapan kata sandi yang tidak mudah ditebak seperti “password.”
  • Penerapan Otentikasi harus dirubah setiap bulannya.
  • Penerapan two or three-factor authentication yang harus digunakan.
  • Penerapan hak akses/level orang-orang dalam mengontrol keamanan.

Cloud Disaster Recovery merupakan salah satu teknologi yang powerfull terhadap perlidungan bisnis perusahaan anda dari serangan ransomware.

  • One Click Disaster Recovery
    Bencana yang dapat menimpa proses bisnis hampir tidak ada habisnya, mulai dari kebakaran, banjir, angin topan, gempa bumi hingga serangan hacker. Bencana tersebut merupakan sesuatu yang tidak bisa di prediksi …
  • RTO & RPO – Parameter Penting untuk Memastikan DR Berhasil Memproteksi Data Anda
    RTO adalah Recovery Time Objective merupakan maksimum waktu yang dapat ditoleransi untuk komputer, sistem, jaringan, atau aplikasi dalam keadaan mati setelah terjadi kegagalan atau bencana. RTO mempengaruhi berapa lama waktu …
  • Perbandingan Teknis Zerto dengan Veeam
    Zerto Virtual Replication (ZVR) adalah platform ketahanan IT pertama yang memberikan solusi untuk disaster recovery, perlindungan data dan mobilitas beban kerja untuk, dari, ataupun beberapa platform cloud.  Dengan melakukan kombinasi terhadap …
  • Business Continuity Plan VS Disaster Recovery Plan
    Ingin tahu rahasia bisnis tetap berjalan meski diterpa bencana? Business Continuity Plan memastikan orang memiliki tempat untuk bekerja ketika lokasi utama mereka menjadi tidak dapat digunakan baik untuk sementara ataupun …
  • Pentingnya Testing DR Plan
    Anda dan perusahaan anda sudah membuat sebuah Disaster Recovery/DR Plan yang mencakup banyak hal. Dari bencana alam sampai serangan Ransomware. Artinya pekerjaan anda sudah selesai bukan? Tidak secepat itu. Dengan …