Regulasi Teknologi di Bidang Kesehatan

Pertumbuhan yang signifikan di Industri kesehatan tidak bisa dielakan dan sudah pasti membutuhkan layanan Teknologi Informasi (TI) yang mendukung. Pasar yang besar dan banyaknya instansi yang terlibat, membutuhkan solusi teknologi informasi untuk memberikan kemudahan, kecepatan, ketepatan dan kenyamanan terhadap layanan kesehatan.

Dalam lingkup kesehatan, keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Untuk itu kualitas pelayanan pada pasien selalu menjadi nomor satu di berbagai fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, klinik kesehatan maupun puskesmas. Dalam wilayah lingkup kesehatan ini, teknologi informasi kerap menjadi sorotan dan kini mengingat pentingnya peranan teknologi di segala segi kehidupan, maka teknologi rumah sakit untuk meningkatkan pelayanan pasien semakin digalakkan, terutama teknologi berbasis komputasi awan / cloud computing.

Jika kita bicara teknologi, maka tidak akan terlepas dari Datacenter dan Disaster Recovery. Industri Kesehatan mempunyai data pasien yang harus dilindungi karena berisi data-data penting dan rahasia seperti catatan medis, informasi keuangan dan penagihan. Belum lagi data KTP, Kartu Kredit dan lainnya. Berkenaan dengan hal itu, Pemerintah melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika mengeluarkan peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 berisi tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik.

Mengenai Pusat data / Datacenter dan perlindungan data tertuang dalam pasal 17, yang berbunyi :

Pasal 17 :

  1. Pusat data (datacenter) dan pusat pemulihan bencana (disaster recovery center) Penyelenggara Sistem Elektronik untuk pelayanan publik yang digunakan untuk proses perlindungan Data Pribadi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 wajib ditempatkan dalam wilayah Negara Republik Indonesia.
  2. Pusat data (datacenter) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan suatu fasilitas yang digunakan untuk menempatkan Sistem Elektronik dan komponen terkaitnya untuk keperluan penempatan, penyimpanan, dan pengolahan data.

Data center menjadi sangat penting bagi fungsi industri kesehatan. Setiap gangguan di operasi datacenter dapat menurunkan bisnis industri ini jika tidak memiliki strategi cadangan yang efisien. Karena banyaknya data penting pasien maka salah satu syarat datacenter yang ditulis di peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016, datacenter haruslah berada di wilayah Negara Republik Indonesia, untuk menjaga data pribadi dapat terlindungi di wilayah Indonesia.

Sedangkan Disaster Recovery diperlukan untuk memastikan business continuity, memastikan semua fasilitas bisa berfungsi normal dengan segera ketika bencana datang, sehingga penanganan pasien bisa segera dilakukan.

Datacomm sebagai provider cloud terkemuka di Indonesia, dilengkapi dengan Datacenter lokal yang berada di Jakarta, Bandung, dan Medan. Keamanan yang terjamin karena sudah tersertifikasi TIER III infrastructure serta standar keamanan transaksi keuangan PCI DSS dan ISO 27001, menawarkan solusi teknologi bagi industri kesehatan yang sesuai dengan regulasi Pemerintah Indonesia.

Layanan Disaster Recovery kami bisa diakses disini

  • BCP VS DR Plan
  • Pentingnya Testing DR Plan
    Anda dan perusahaan anda sudah membuat sebuah Disaster Recovery Plan yang mencakup banyak hal. Dari bencana alam sampai serangan Ransomware. Artinya pekerjaan anda sudah selesai bukan? Tidak secepat itu. Dengan …
  • Disaster Recovery Industri Financial
    Disaster Recovery pada Lembaga Keuangan Setiap institusi keuangan harus selalu bersiap untuk sesuatu yang terburuk, dan memastikan teknologi yang mereka gunakan memiliki tingkat kehandalan yang tinggi.  Mengacu pada tren industri …
  • Disaster Recovery Seminar: Be Ready for Disaster and Avoid Downtime
    Sebagai negara yang berada di antara 2 benua dan 2 samudera, Indonesia menjadi salah satu tempat yang strategis dalam arus perdagangan dunia. Selain potensi tersebut, letak Indonesia menjadi alasan mengapa …
  • Regulasi Teknologi di Bidang Kesehatan
    Pertumbuhan yang signifikan di Industri kesehatan tidak bisa dielakan dan sudah pasti membutuhkan layanan Teknologi Informasi (TI) yang mendukung. Pasar yang besar dan banyaknya instansi yang terlibat, membutuhkan solusi teknologi …