Skenario Disaster Recovery (DR)

Skenario Disaster Recovery

DR sangat berhubungan dengan kontinuitas sebuah perusahaan. Meskipun banyaknya opsi dan variasi DR, namun tidak semuanya menjamin hasil. DR harusnya lebih dari sekedar sebuah backup prosedur. Pemilihan DR yang tepat bergantung pada kebutuhan bisnis anda. Tujuan dari Disaster Recovery adalah untuk mengurangi konsekuensi dari bencana dan melakukan tindakan yang tepat untuk mempertahankan sumber daya berharga khususnya fasilitas IT dan system informasi. Proses ini harus dilakukan untuk fungsi yang luas pada perusahaan diantaranya mengurangi kerugian finansial, meningkatkan layanan pelanggan dan mengurangi kejadian destruktif yang dapat mempengaruhi nama, proses, likuiditas dan reputasi pasar.

Cloudciti Disaster Recovery as a Service (Cloudciti DRaaS) hadir untuk memastikan perusahaan anda berinvestasi secara efektif dan efesien dalam menerapkan Disaster Recovery. Cloudciti DRaaS menerapkan cloud-based Disaster Recovery yang aman, terpercaya dan memberikan fleksibilitas bagi perusahaan anda dalam eskalasi keperluan IT sesuai kebutuhan, serta hanya membayar apa yang digunakan (pay-as-you-use), tanpa adanya biaya tersembunyi lainnya seperti perawatan, penjagaan, bandwidth dan lain-lain.
Secara umum Cloudciti DRaaS mempunyai 4 (empat) skenario utama yang didapat ditawarkan. Hal mendasar yang menjadikan perbedaan dari keempat seknario tersebut adalah dalam hal kecepatan mengakses kembali IT system setelah terjadinya bencana. Gambar 1 dibawah ini merepresentasikan keempat skenario tersebut:

Skenario Disaster Recovery

 Skenario Disaster Recovery Cloudciti DRaaS

Dalam hal kecepatan pemulihan kembali pasca bencana menurut gambar diatas Backup and Restore adalah yang paling lambat dan Cloud-Based DR : Hot yang paling cepat dapat melakukan pemulihan kembali pasca bencana. Skenario diatas tidaklah kaku, perusahaan dapat melakukan variasi dan kombinasi dari beberapa skenario untuk di adopsi guna melakukan efesiensi biaya.

Backup and Restore
Secara tradisional backup dan restore adalah melakukan backup data ke media backup (tape atau disk) dan dipindahkan ke offsite datacentre secara regular. Proses tradisional seperti ini dapat memakan waktu sangat lama untuk pemulihan pasca bencana maupun gangguan dan membutuhkan biaya yang sangat besar untuk media penyimpanan. Cloudciti BaaS adalah solusi ideal untuk menggantikan backup dan restore secara tradisional menjadi backup dan restore yang berbasi awan. Backup dan restore yang ditawarkan oleh Cloudciti BaaS adalah memindahkan backup perusahaan anda yang tadinya ke tape menjadi ke cloud storage yang disediakan oleh Cloudciti dapat diakses via internet. Dengan Backup and Restore berbasis awan memungkinkan semuanya dijadwalkan secara otomatis dan remotely.

Cloud-Based DR : Cold
Pada dasarnya prinsip yang digunakan adalah cloud-based backup dan restore yang telah dijelaskan pada poin diatas, Backup and Restore. Hanya saja ditambahkan keistimewaan yaitu selain perusahaan dapat mengunduh data backup, Cloud-Based DR : Cold juga memungkinkan perusahaan untuk memprovisioning data maupun aplikasi backup pada Cloudciti IaaS sebagai virtual mesin. Sekali lagi semuanya dapat dilakukan hanya dengan mengakses kontrol portal.

Cloud-Based DR : Warm
Skenario Cloud-Based DR : Warm merupakan skenario yang cocok diterapkan untuk IT system yang mengharuskan mempunyai redundancy tetapi system tersebut tidak terlalu kritis. Kami menyediakan pra-installasi IT system berbasis cloud yang sewaktu – waktu dapat digunakan apabila deklarasi bencana diumumkan. Saat bencana dideklarasi data backup diinstal pada system yang sudah di reservasi tersebut., dengan demikian system dapat kembali beroperasi normal. Skenario ini memiliki RTO lebih rendah dibandingkan dengan Cold tetapi belum mampu menghadirkan system secara real-time pasca bencana atau gangguan.

Cloud-Based DR : Hot
Skenario memberikan jaminan pemulihan paling cepat setelah terjadinya bencana atau gangguan. Cloud-Based DR : Hot dapat mengambil alih datacentre/IT system produksi yang terdampak bencana secara seketika bahkan secara real-time. Hal ini dimungkinkan karena skenarionya adalah membangun datacentre/IT infrastruktur sekunder pada Cloudciti IaaS yang identik dengan datacentre/IT infrastruktur produksi perusahaan, serta melibatkan proses replikasi data atau data mirroring untuk menjaga integritas data. Semua sumberdaya komputasi didedikasikan hanya pada satu perusahaan/pelanggan. Skenario ini sangat cocok digunakan pada IT system yang bersifat kritis karena dengan teknologi yang diterapkan oleh Cloudciti untuk menjalankan skenario Cloud-Based DR : Hot menghasilkan RPO yang sangat rendah dan RTO dibawah 5 (lima) menit.

Sangat banyak pilihan dan variasi dari rencana Disaster Recovery yang dapat diterapkan. Tetapi dalam artikel ini Datacomm Cloud Business ingin memberikan solusi yang paling efektif dan efisien bagi perusahaan anda untuk menerapkan Disaster Recovery Plan. Dengan memanfaatkan ragam layanan dan skenario yang telah didefinisikan oleh Cloudciti DRaaS, maka RPO dan RTO dapat ditekan serendah mungkin. Karena studi mengatakan semakin rendah RPO dan RTO, maka akan semakin kecil pula kerugian yang dialami pada saat Disaster Recovery terjadi.

  • Disaster Recovery Cookbook Secret Recipes Hybrid Cloud
    Disaster recovery dan cook book merupakan dua subject yang berbeda. Disaster recovery sendiri merupakan suatu plan untuk mencadangkan data-data penting baik dari sisi IT hardware, system, aplikasi hingga database. Sedangkan …
  • 4 Jenis Disaster Recovery Plan
    Disaster Recovery (DR) adalah bagian penting untuk menjaga keamanan data dan menjaga kelangsungan bisnis. Namun, dengan begitu banyak pilihan disaster recovery plan yang dapat diterapkan oleh bisnis di luar sana, …
  • One Click Disaster Recovery
    Bencana yang dapat menimpa proses bisnis hampir tidak ada habisnya, mulai dari kebakaran, banjir, angin topan, gempa bumi hingga serangan hacker. Bencana tersebut merupakan sesuatu yang tidak bisa di prediksi …
  • RTO RPO Parameter Penting Memastikan Keberhasilan DR
    RTO adalah Recovery Time Objective merupakan maksimum waktu yang dapat ditoleransi untuk komputer, sistem, jaringan, atau aplikasi dalam keadaan mati setelah terjadi kegagalan atau bencana. RTO mempengaruhi berapa lama waktu …
  • Perbandingan Teknis Zerto dengan Veeam
    Zerto Virtual Replication (ZVR) adalah platform ketahanan IT pertama yang memberikan solusi untuk disaster recovery, perlindungan data dan mobilitas beban kerja untuk, dari, ataupun beberapa platform cloud.  Dengan melakukan kombinasi terhadap …