Tipe Disaster Recovery

Anda mungkin memutuskan ingin menerapkan Disaster Recovery as a Service (DRaaS) di perusahaan Anda, tetapi apakah ada pilihan bagi Anda ? dan Tipe Disaster Recovery apa yang cocok dengan perusahaan Anda?  Namun itu semua tergantung pada anggaran Anda, serta waktu yang bisa Anda alokasikan untuk “oversight” dan “testing”.

Anda yang menginginkan sepenuhnya bebas, bisa memilih Managed DRaaS, di mana semuanya dilakukan untuk Anda. Atau Assisted DRaaS – tidak ditawarkan oleh semua penyedia – dimana mereka mempunyai tenaga ahli yang akan menyediakan bantuan hanya saat dibutuhkan. Dan jika Anda memiliki tenaga ahli internal serta bandwidth, self-service DRaaS memungkinkan Anda untuk membuat strategi sendiri.

Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas satu persatu.

Self-Service DRaaS (Disaster Recovery as a Service)

Self-service DRaaS akan cocok untuk perusahaan yang mempunyai tenaga ahli internal yang mumpuni dan kemampuan manajemen  yang sudah siap untuk melakukan plan, deploy, dan execute semua strategi DRaaS. Pendekatan ini mengharuskan pelanggan untuk memiliki pemahaman menyeluruh tentang area TI, aplikasi, dan layanannya itu sendiri.

Assisted DRaaS (Disaster Recovery as a Service)

Manfaat Assisted DRaaS hampir sama dengan manfaat dari Manged DRaaS. Anda masih dapat memanfaatkan keahlian penyedia, dan beban administrasi untuk mengelola solusi dengan biaya yang lebih rendah daripada DRaaS tradisional.

Penyedia layanan Assisted DRaaS dapat menambahkan value dengan memberikan konsultasi dan saran tentang cara mengoptimalkan prosedur disaster recovery. Mereka sering memiliki tim ahli yang dapat Anda andalkan ketika Anda memerlukan bantuan.

Mungkin manfaat yang paling menarik dari Assisted DRaaS adalah bahwa pendekatan ini memungkinkan pelanggan untuk mengidentifikasi kelemahan DR mereka dan kemudian membayar penyedia layanan DRaaS untuk menangani layanan tersebut dengan spesifik.

Baca Juga : 20 Tips Terbaik untuk Proses Pengujian Disaster Recovery Perusahaan Anda

Managed DRaaS (Disaster Recovery as a Service)

Dengan Managed DRaaS, suatu perusahaan dapat membebaskan diri dari  hampir semua tanggung jawab DR-nya kepada pihak luar. Beban untuk melindungi sumber daya infrastruktur, termasuk cloud dan on-premise, serta pengujian DR, validasi dan operasi, akan bergeser dari pelanggan ke penyedia layanan.

Penyedia Managed DRaaS dapat menawarkan “platform-agnostic technology” yang menyediakan failover untuk hardware fisik atau virtual di datacenter pelanggan secara on-premise atau di berbagai penyedia cloud

Semua DR sebenarnya mempunyai tujuan yang sama, karena orang tidak pernah tahu persis kapan sebuah bencana akan melanda. Namun, ketika Anda diharuskan memilih layanan DR, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan bisnis Anda, karena tidak ada solusi yang mempunyai satu ukuran untuk semua kebutuhan.

Cloudciti DRaaS dari Datacomm Cloud Business memiliki teknologi yang unik, infrastruktur, sumber daya manusia dan proses untuk melindungi operasi TI Anda serta fleksibel untuk memenuhi kendala anggaran Anda.

Dibangun di atas arsitektur berbasis cloud, solusi Cloudciti DRaaS memberikan fleksibilitas tinggi bagi Anda untuk memenuhi RPO (Recovery Point Objective) / RTO (Recovery Time Objective) / SLA (Service Level Agreement) dan sesuai budget yang dibutuhkan.

Pelajari lebih lengkap mengenai  layanan DRaaS dari Datacomm disini

Referensi : searchdisasterrecovery.techtarget.com

  • Business Continuity Plan VS Disaster Recovery Plan
  • Pentingnya Testing DR Plan
    Anda dan perusahaan anda sudah membuat sebuah Disaster Recovery Plan yang mencakup banyak hal. Dari bencana alam sampai serangan Ransomware. Artinya pekerjaan anda sudah selesai bukan? Tidak secepat itu. Dengan …
  • Disaster Recovery Industri Financial
    Disaster Recovery pada Lembaga Keuangan Setiap institusi keuangan harus selalu bersiap untuk sesuatu yang terburuk, dan memastikan teknologi yang mereka gunakan memiliki tingkat kehandalan yang tinggi.  Mengacu pada tren industri …
  • Disaster Recovery Seminar: Be Ready for Disaster and Avoid Downtime
    Sebagai negara yang berada di antara 2 benua dan 2 samudera, Indonesia menjadi salah satu tempat yang strategis dalam arus perdagangan dunia. Selain potensi tersebut, letak Indonesia menjadi alasan mengapa …
  • Regulasi Teknologi di Bidang Kesehatan
    Pertumbuhan yang signifikan di Industri kesehatan tidak bisa dielakan dan sudah pasti membutuhkan layanan Teknologi Informasi (TI) yang mendukung. Pasar yang besar dan banyaknya instansi yang terlibat, membutuhkan solusi teknologi …