Apple Watch Ultra 2 Naik Kelas dengan Satelit, 5G dan Baterai 42 Jam
- Home
- Apple Watch Ultra 2 Naik Kelas dengan Satelit, 5G dan Baterai 42 Jam
Apple Watch Ultra 2 Naik Kelas dengan Satelit, 5G dan Baterai 42 Jam
Apple Watch Ultra 2 menjadi perangkat wearable paling tangguh dalam jajaran jam pintar Apple saat ini. Model yang diperkenalkan pada September 2025 tersebut mempertahankan karakter khas keluarga Ultra melalui bodi titanium berukuran 49 mm, tetapi membawa sejumlah peningkatan penting pada layar, baterai, konektivitas dan fitur kesehatan. Apple juga untuk pertama kalinya membawa komunikasi satelit langsung ke lini Apple Watch melalui generasi ini.
Posisi Apple Watch Ultra 2 tetap berbeda dari Apple Watch reguler. Perangkat ini lebih diarahkan kepada pengguna yang sering berlari, mendaki, bersepeda, berenang, menyelam, atau melakukan perjalanan di wilayah dengan jaringan seluler terbatas. Di sisi lain, fungsi smartwatch sehari hari tetap tersedia sehingga jam dapat digunakan untuk menerima telepon, membalas pesan, mendengarkan musik, memantau kesehatan dan menjalankan aplikasi.
Apple mulai menjual Apple Watch Ultra 2 pada 19 September 2025 setelah memperkenalkannya pada 9 September. Hampir setahun setelah peluncurannya, model ini masih menjadi anggota tertinggi dalam keluarga Apple Watch menjelang periode peluncuran perangkat Apple berikutnya pada 2026.
Desain 49 mm Tetap Besar dengan Titanium Grade 5
Apple tidak mengubah identitas fisik Ultra secara radikal. Apple Watch Ultra 2 menggunakan casing titanium Grade 5 dengan tinggi 49 mm, lebar 44 mm dan ketebalan 12 mm. Bobotnya berada pada 61,6 gram untuk titanium natural dan 61,8 gram untuk varian hitam. Ukuran tersebut membuatnya terasa jauh lebih besar dibandingkan jam pintar yang dirancang terutama untuk penggunaan kasual.
Titanium dipilih karena mampu memberikan kombinasi kekuatan dan bobot yang lebih terkendali. Bagian depan menggunakan kristal safir datar yang dibuat untuk melindungi layar ketika jam digunakan pada aktivitas luar ruang. Digital Crown berukuran besar tetap berada di sisi kanan bersama tombol samping, sedangkan Action button kembali tersedia pada sisi lainnya.
Action button dapat dikonfigurasi untuk menjalankan fungsi tertentu dengan cepat. Pengguna olahraga dapat memakainya untuk mengendalikan latihan, sedangkan pengguna lain dapat memanfaatkannya untuk fitur yang sering digunakan.
Ukuran 49 mm memang tidak akan cocok untuk semua pergelangan tangan. Apple menyebut jam ini dirancang untuk lingkar pergelangan sekitar 130 sampai 210 mm. Karakter fisiknya sejak awal memang lebih dekat dengan perangkat olahraga serius dibandingkan jam pintar berukuran kecil.
“Apple tidak mencoba membuat Ultra 2 terlihat tipis dan ringan seperti jam biasa. Bentuk besar justru dipertahankan karena ruang tersebut digunakan untuk layar luas, baterai lebih besar, antena dan berbagai sensor.”
Layar Apple Watch Terbesar dengan Bezel Lebih Tipis
Perubahan yang langsung terlihat terdapat pada bagian layar. Apple Watch Ultra 2 menggunakan panel Always On Retina dengan teknologi wide angle OLED dan LTPO3. Apple menyebutnya sebagai layar terbesar yang pernah digunakan pada Apple Watch.
Resolusinya mencapai 422 x 514 piksel dengan area layar aktif sekitar 1.245 milimeter persegi. Tingkat kecerahan maksimum dapat mencapai 3.000 nit, sedangkan tingkat terendahnya mencapai 1 nit. Karakter ini membantu layar tetap digunakan di bawah sinar matahari terang sekaligus tidak terlalu menyilaukan ketika berada di ruangan gelap.
Apple berhasil meningkatkan area layar tanpa memperbesar casing 49 mm. Teknologi LTPO3 memungkinkan batas di sekitar layar dibuat sekitar 24 persen lebih tipis dibandingkan desain sebelumnya. Hasilnya, informasi olahraga, peta, komplikasi dan notifikasi mempunyai ruang tampilan lebih luas.
Refresh Rate 1 Hz Membuat Detik Tetap Bergerak
LTPO3 juga membawa perubahan terhadap Always On Display. Ketika layar berada dalam kondisi selalu menyala, refresh rate dapat turun sampai 1 Hz. Artinya tampilan bisa diperbarui sekali setiap detik tanpa harus menggunakan refresh rate tinggi sepanjang waktu.
Pengguna kini dapat melihat jarum detik bergerak pada watch face tertentu tanpa harus mengangkat pergelangan tangan. Stopwatch dan Timer juga dapat memanfaatkan pembaruan tersebut.
Apple menyediakan Night Mode pada sejumlah watch face khusus Ultra seperti Modular Ultra, Wayfinder dan Orienteering. Tampilan dapat berubah menjadi warna yang lebih nyaman digunakan ketika berada di lingkungan gelap.
Baterai 42 Jam Menjadi Peningkatan Penting
Daya tahan baterai menjadi bagian yang mendapatkan perhatian besar pada Ultra 2. Apple mengklaim perangkat dapat digunakan hingga 42 jam dalam penggunaan normal. Low Power Mode memperpanjang angka tersebut hingga 72 jam.
Peningkatan ini penting bagi pengguna yang melakukan perjalanan panjang atau olahraga ketahanan. Dalam mode latihan luar ruang dengan GPS dan pembacaan detak jantung aktif, Apple memberikan pilihan pengaturan baterai untuk penggunaan lebih panjang.
Proses pengisian juga dibuat cepat. Apple menyebut baterai dapat terisi hingga sekitar 80 persen dalam waktu kurang lebih 45 menit. Pengisian selama 15 menit diklaim mampu menyediakan tenaga untuk sekitar 12 jam penggunaan normal. Lima menit pengisian dapat digunakan untuk sekitar delapan jam pelacakan tidur.
Angka tersebut tentu diperoleh berdasarkan metode pengujian Apple. Hasil penggunaan sebenarnya dapat berbeda bergantung pada jaringan, GPS, aplikasi, temperatur dan seberapa sering layar digunakan.
Komunikasi Satelit Membawa Ultra 2 Lebih Jauh dari Jaringan Seluler
Salah satu peningkatan terbesar Apple Watch Ultra 2 adalah komunikasi satelit bawaan. Perangkat dapat menggunakan satelit untuk sejumlah fungsi ketika pengguna tidak mempunyai jaringan seluler atau Wi Fi yang sesuai.
Fungsi satelit mencakup Emergency SOS, Messages dan Find My pada wilayah yang mendukung layanan tersebut. Dalam situasi darurat di daerah terpencil, pengguna memiliki jalur tambahan untuk meminta bantuan tanpa harus selalu membawa perangkat komunikasi satelit terpisah.
Fitur ini sesuai dengan karakter Ultra yang banyak dipasarkan untuk aktivitas mendaki, perjalanan alam dan olahraga luar ruang.
Penggunaan komunikasi satelit tetap bergantung pada negara, cakupan layanan dan kondisi lingkungan. Pengguna juga membutuhkan pandangan yang cukup terbuka menuju langit untuk membantu perangkat memperoleh koneksi.
5G Akhirnya Hadir di Apple Watch Ultra
Ketika berada dalam area jaringan operator, Ultra 2 membawa dukungan 5G pada model dan jaringan yang kompatibel. Apple menggunakan teknologi 5G RedCap yang ditujukan bagi perangkat dengan kebutuhan konektivitas berbeda dari smartphone.
Apple menyebut koneksi tersebut dapat membantu proses pengunduhan aplikasi, musik dan podcast menjadi lebih cepat. Ultra 2 juga menggunakan algoritma yang dapat mengaktifkan dua antena secara bersamaan ketika penerimaan sinyal lemah untuk meningkatkan kekuatan koneksi.
Koneksi seluler membuat pengguna dapat meninggalkan iPhone saat berlari tetapi tetap menerima telepon atau pesan selama layanan operator mendukung Apple Watch Cellular.
Chip S10 Menangani Sensor dan Fitur Pintar
Di balik casing titanium terdapat chip S10 dengan prosesor dual core 64 bit dan Neural Engine empat inti. Kapasitas penyimpanan internal mencapai 64 GB.
Chip tersebut menangani watchOS, pemrosesan sensor, Siri pada perangkat dan berbagai fungsi olahraga. Apple juga mempertahankan gesture Double Tap serta Wrist Flick untuk mengendalikan sejumlah fungsi tanpa menyentuh layar.
Wrist Flick memungkinkan pengguna menggerakkan pergelangan untuk menutup notifikasi atau kembali ke tampilan tertentu. Fitur seperti ini berguna ketika tangan lainnya sedang membawa barang atau memegang perlengkapan olahraga.
Ultra 2 juga mempunyai chip Ultra Wideband generasi kedua untuk fungsi seperti Precision Finding terhadap iPhone yang kompatibel.
Sensor Kesehatan Semakin Banyak Bekerja di Latar Belakang
Apple Watch Ultra 2 membawa sensor jantung elektrik, sensor detak jantung optik generasi ketiga, sensor temperatur, sensor oksigen darah, altimeter, kompas, sensor cahaya, accelerometer dan gyroscope.
Perangkat mendukung aplikasi ECG serta pemberitahuan detak jantung terlalu tinggi atau rendah. Irregular rhythm notification juga tersedia untuk membantu pengguna mendapatkan informasi apabila sistem menemukan pola tertentu.
Fitur kesehatan bukan pengganti pemeriksaan dokter. Hasil pengukuran sebaiknya diperlakukan sebagai informasi tambahan, terutama apabila pengguna mengalami gejala atau mempunyai riwayat penyakit tertentu.
Ketersediaan sejumlah fungsi kesehatan juga dapat berbeda antara satu negara dengan negara lain karena memerlukan persetujuan regulator setempat.
Hypertension Notification Menjadi Fitur Baru
Ultra 2 memperkenalkan pemberitahuan yang dirancang untuk mengidentifikasi tanda yang mungkin berkaitan dengan hipertensi kronis. Sistem memanfaatkan sensor optik dan algoritma untuk menganalisis respons pembuluh darah terhadap detak jantung selama periode tertentu.
Fungsi tersebut bukan pengganti tensimeter dan tidak memberikan pembacaan tekanan darah seperti alat medis dengan manset. Tujuannya adalah memberikan sinyal kepada pengguna apabila pola tertentu terdeteksi sehingga pemeriksaan lebih lanjut dapat dipertimbangkan.
Ultra 2 juga menyediakan sleep score. Sistem menilai faktor seperti durasi tidur, konsistensi jadwal, berapa kali seseorang terbangun dan fase tidur untuk menghasilkan skor setiap malam.
Aplikasi Vitals dapat menampilkan sejumlah parameter seperti detak jantung, laju pernapasan, temperatur pergelangan, durasi tidur dan data lain yang tersedia selama malam.
Pelari Mendapat GPS Dual Frequency
Apple mempertahankan GPS dual frequency L1 dan L5 pada Ultra 2. Sistem juga mendukung GPS, GLONASS, Galileo, QZSS dan BeiDou. Konfigurasi tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan menentukan lokasi pada area dengan lingkungan yang menyulitkan penerimaan satelit.
Untuk pelari, Ultra 2 dapat merekam cadence, panjang langkah, ground contact time, vertical oscillation dan running power. Heart Rate Zones, Race Route, Pacer, Custom Workouts serta Training Load turut tersedia.
Race Route dapat digunakan untuk membandingkan performa pada rute yang pernah ditempuh. Pacer membantu pengguna mempertahankan target kecepatan berdasarkan jarak dan waktu yang sudah ditentukan.
Training Load memberikan gambaran mengenai beban latihan selama periode tertentu. Informasi ini dapat membantu pengguna melihat apakah intensitas olahraga meningkat atau menurun.
“Kekuatan Ultra 2 bukan berasal dari satu sensor baru, melainkan kemampuan menggabungkan GPS, detak jantung, elevasi, peta dan metrik latihan dalam satu perangkat yang tetap berfungsi sebagai smartwatch.”
Pendaki Mendapat Backtrack dan Peta Offline
Fungsi navigasi menjadi bagian penting pada keluarga Ultra. Compass dapat menampilkan arah, kemiringan, elevasi dan koordinat. Pengguna juga dapat membuat waypoint untuk menandai lokasi tertentu seperti lokasi awal perjalanan atau tempat berkemah.
Backtrack menggunakan data GPS untuk mencatat rute yang sudah dilewati sehingga pengguna dapat mengikuti jalur tersebut ketika harus kembali. Peta offline juga dapat diunduh melalui iPhone dan kemudian disinkronkan ke Apple Watch.
Ultra 2 mempunyai sirene yang dirancang agar terdengar hingga sekitar 180 meter dalam kondisi yang memungkinkan. Sirene dapat digunakan untuk menarik perhatian ketika pengguna tersesat atau mengalami cedera.
Apple turut menyediakan Fall Detection, Crash Detection dan Emergency SOS. Jika jam mendeteksi kecelakaan kendaraan berat atau jatuh keras tertentu, sistem dapat menawarkan atau mencoba menghubungkan pengguna dengan layanan darurat sesuai kondisi dan konfigurasi.
Bisa Dipakai Menyelam hingga Kedalaman 40 Meter
Apple Watch Ultra 2 mempunyai ketahanan air hingga 100 meter berdasarkan ISO 22810:2010. Jam juga memenuhi EN13319 untuk penyelaman rekreasional hingga kedalaman 40 meter.
Sensor kedalaman dan temperatur air tersedia langsung pada perangkat. Ketika digunakan bersama aplikasi Oceanic Plus, Ultra 2 dapat berfungsi sebagai dive computer untuk kegiatan selam rekreasional. Aplikasi tersebut menggunakan algoritma dekompresi Bühlmann.
Jam dapat mencatat kedalaman saat ini, kedalaman maksimum, durasi, temperatur air serta lokasi GPS ketika masuk dan keluar dari air. Mode kedalaman dapat aktif otomatis setelah perangkat mencapai sekitar satu meter di bawah permukaan.
Walaupun memiliki kemampuan tersebut, penggunaan untuk menyelam tetap membutuhkan pengetahuan dan prosedur keselamatan yang sesuai. Perangkat elektronik tidak menggantikan pelatihan penyelaman.
Ketahanan Fisik Dibuat untuk Lingkungan Lebih Berat
Selain tahan air 100 meter, Apple Watch Ultra 2 mempunyai sertifikasi ketahanan debu IP6X. Perangkat juga diuji berdasarkan sejumlah bagian dari MIL STD 810H untuk kondisi seperti temperatur tinggi, temperatur rendah, perubahan temperatur, getaran, benturan, pembekuan dan ketinggian.
Apple mencantumkan rentang temperatur saat dikenakan mulai sekitar minus 20 hingga 55 derajat Celsius. Perangkat juga mempunyai spesifikasi pengoperasian pada elevasi hingga sekitar 9.000 meter.
Pengujian tersebut tidak berarti jam kebal terhadap segala bentuk kerusakan. Benturan keras tetap dapat meninggalkan goresan, sedangkan ketahanan air dapat berkurang seiring usia dan kondisi perangkat.
Bersepeda dan Triathlon Mendapat Mode Lebih Lengkap
Ultra 2 dapat terhubung melalui Bluetooth dengan power meter sepeda yang kompatibel. Data cadence, kecepatan, power dan Power Zones dapat ditampilkan ketika perangkat tambahan tersedia. Workout yang berlangsung di jam juga dapat muncul sebagai Live Activity pada iPhone yang dipasang di setang.
Untuk triathlon, Multisport Workout mampu mengenali perpindahan antara berenang, bersepeda dan berlari. Data setiap bagian disimpan sebagai aktivitas yang saling berkaitan sehingga pengguna tidak harus memulai latihan baru secara manual setiap kali berganti cabang.
Ketika berenang di kolam, perangkat dapat mendeteksi gaya renang, menghitung jarak, pace, jumlah putaran dan nilai SWOLF. Sensor temperatur air juga dapat memberikan data tambahan.
Ultra 2 Tetap Bisa Dipakai sebagai Smartwatch Harian
Walaupun desainnya dibuat untuk olahraga dan perjalanan alam, sebagian besar waktu pengguna kemungkinan tetap mengenakan Ultra 2 dalam kegiatan biasa. Jam dapat menerima panggilan, menampilkan pesan, memainkan media, menggunakan Siri dan menjalankan berbagai aplikasi dari App Store.
Tiga mikrofon dengan beamforming dan pengurangan suara angin dipadukan dengan dua speaker. Sistem audio tersebut digunakan untuk panggilan, Siri, pemutaran media dan sirene.
Pilihan casing tersedia dalam titanium natural dan hitam. Berbagai strap seperti Alpine Loop, Trail Loop, Ocean Band dan Titanium Milanese Loop membuat karakter perangkat dapat berubah dari jam olahraga menjadi aksesori yang lebih formal.
Ukuran fisiknya tetap menjadi faktor yang perlu diperhitungkan. Bagi pengguna yang hanya membutuhkan notifikasi, pelacakan aktivitas ringan dan fungsi kesehatan dasar, lini Apple Watch reguler dapat terasa lebih sederhana. Ultra 2 menjadi lebih menarik ketika GPS presisi, baterai lebih panjang, bodi tangguh, komunikasi satelit dan kemampuan menyelam benar benar akan digunakan.
Harga Apple Watch Ultra 2 Menempatkannya di Kelas Premium
Apple Watch Ultra 2 sejak awal ditempatkan sebagai perangkat premium dalam keluarga Apple Watch. Sebagai gambaran regional, Apple Malaysia saat ini mencantumkan harga mulai RM 3.329 untuk Ultra 2. Harga resmi dapat berbeda menurut negara, pajak, pilihan strap dan saluran penjualan.
Apple tidak membuat banyak pilihan ukuran casing untuk Ultra 2. Konsumen mendapatkan format 49 mm dengan GPS dan koneksi seluler sebagai fondasi perangkat. Strategi tersebut berbeda dari Apple Watch reguler yang biasanya mempunyai pilihan casing lebih beragam.
Hal yang dibayar pengguna bukan hanya material titanium. Ultra 2 menggabungkan baterai lebih panjang, layar 3.000 nit, GPS dual frequency, kedalaman hingga 40 meter untuk selam rekreasional, ketahanan air 100 meter, komunikasi satelit, 5G, sensor kesehatan serta perangkat keselamatan dalam satu bodi.
Material Daur Ulang Semakin Banyak Digunakan
Apple mencatat sekitar 40 persen material Apple Watch Ultra 2 berasal dari material daur ulang berdasarkan berat. Casing menggunakan 100 persen titanium daur ulang, sedangkan baterainya memakai 100 persen kobalt daur ulang dan 95 persen litium daur ulang.
Magnet menggunakan unsur tanah jarang daur ulang, sementara beberapa bagian papan sirkuit menggunakan pelapisan emas dan solder timah dari sumber daur ulang. Kemasan Ultra 2 juga dibuat seluruhnya berbasis serat menurut laporan spesifikasi lingkungan Apple.
Perubahan tersebut dilakukan tanpa mengubah karakter Ultra sebagai Apple Watch berukuran besar. Justru generasi ketiga menunjukkan bagaimana Apple semakin memadatkan banyak fungsi ke dalam format yang secara visual masih sangat dekat dengan desain Ultra sejak generasi pertama.
Bagi pelari jarak jauh, pendaki, pesepeda, perenang dan penyelam rekreasional, peningkatan baterai serta komunikasi satelit menjadi fitur yang paling mudah terasa kegunaannya. Bagi pengguna harian, layar lebih luas, 5G, sleep score dan sensor kesehatan menjadi bagian yang lebih sering digunakan. Kombinasi kedua sisi tersebut membuat Apple Watch Ultra 2 tidak sekadar menjadi jam olahraga, tetapi perangkat komunikasi, navigasi dan pemantauan aktivitas yang terus berada di pergelangan tangan.
- Share






