GoPro Terbaru 2026, MISSION 1 Series Bawa Sensor 1 Inci dan Video 8K60
- Home
- GoPro Terbaru 2026, MISSION 1 Series Bawa Sensor 1 Inci dan Video 8K60
GoPro Terbaru 2026, MISSION 1 Series Bawa Sensor 1 Inci dan Video 8K60
GoPro memasuki 2026 dengan perubahan besar pada lini kameranya. Jika selama bertahun tahun nama perusahaan ini identik dengan keluarga HERO, produk paling baru yang diperkenalkan tahun ini justru datang melalui MISSION 1 Series. Seri tersebut diumumkan pada 14 April 2026 dan mulai tersedia secara global pada 28 Mei 2026. GoPro kemudian memperluas keluarga MISSION 1 dengan Creator Edition dan Ultimate Creator Edition pada 29 Juli 2026.
Per 19 Agustus 2026, MISSION 1 menjadi generasi kamera GoPro paling baru yang telah diperkenalkan secara resmi. Seri ini membawa sensor 1 inci beresolusi 50MP, prosesor GP3 generasi baru, kemampuan video hingga 8K60 pada MISSION 1 PRO, perekaman Open Gate, baterai Enduro 2 berkapasitas lebih besar, serta kemampuan tahan air hingga kedalaman 20 meter pada model berlensa tetap.
Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa GoPro kini tidak hanya mengejar kebutuhan pengguna olahraga ekstrem. MISSION 1 dibuat untuk pembuat film, videografer perjalanan, pembuat konten, vlogger, penyelam, hingga produksi profesional yang membutuhkan kamera kecil tetapi tetap menawarkan pengaturan gambar yang luas.
MISSION 1 Menjadi Generasi GoPro Paling Baru pada 2026
Nama MISSION menandai perubahan cukup besar dibandingkan pola penamaan HERO yang telah digunakan selama bertahun tahun. GoPro memperkenalkan tiga kamera utama dalam keluarga ini, yaitu MISSION 1, MISSION 1 PRO dan MISSION 1 PRO ILS. Dua model pertama memakai lensa tetap, sementara PRO ILS menggunakan sistem lensa Micro Four Thirds yang dapat diganti.
MISSION 1 diposisikan sebagai model dasar untuk kreator yang menginginkan kualitas gambar tinggi tanpa seluruh kemampuan frame rate dari model PRO. Kamera ini mampu merekam video 8K30, 4K120 dan 1080p240. Mode Open Gate mencapai 4K120, sedangkan foto dapat direkam hingga 50MP.
MISSION 1 PRO berada satu tingkat lebih tinggi. Kamera tersebut sanggup menghasilkan video 8K60, 4K240 dan rekaman 1080p hingga 960 fps dalam mode burst. Open Gate dapat direkam hingga 8K30 atau 4K120. Semua kemampuan tersebut ditempatkan dalam bodi ringkas yang tetap mempertahankan karakter tangguh GoPro.
MISSION 1 PRO ILS berbeda karena menggunakan lensa Micro Four Thirds. Situs resmi GoPro saat ini mencantumkan model tersebut untuk peluncuran September 2026. Dengan demikian, per 19 Agustus 2026 perangkat itu sudah diumumkan tetapi belum tersedia untuk pembelian umum.
Sensor 1 Inci Menjadi Perubahan Terbesar pada Kamera GoPro
Salah satu komponen terpenting MISSION 1 Series adalah sensor 1 inci 50MP. GoPro menyebut sensor tersebut mempunyai piksel native berukuran 1,6 mikrometer dan dapat menggabungkan piksel menjadi ukuran efektif 3,2 mikrometer melalui mode Quad Bayer. Sistem ini dirancang agar sensor dapat menangkap lebih banyak cahaya ketika kondisi pencahayaan mulai sulit.
Ukuran sensor menjadi sangat penting untuk kamera berukuran kecil. Kamera aksi sering digunakan pada kondisi yang tidak dapat dikendalikan, mulai dari perjalanan pada sore hari hingga pemotretan di dalam ruangan. Sensor lebih besar menyediakan permukaan lebih luas untuk menerima cahaya dibandingkan sensor berukuran lebih kecil.
GoPro mengklaim sensor tersebut mampu menyediakan rentang dinamis hingga 14 stop pada tingkat sensor. Kemampuan ini digunakan untuk mempertahankan lebih banyak detail di bagian bayangan sekaligus menjaga area terang agar tidak terlalu cepat kehilangan informasi.
Mode resolusi tinggi memanfaatkan sensor 50MP untuk foto dan video 8K. Sementara pada 4K, mode Quad Bayer dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan pengambilan gambar saat cahaya rendah.
“Menurut penulis, sensor 1 inci merupakan peningkatan yang lebih penting daripada sekadar menaikkan angka resolusi. Kamera kecil sering menghadapi keterbatasan cahaya, sehingga ukuran sensor memberi keuntungan yang dapat terasa pada lebih banyak keadaan pemotretan.”
GP3 Membawa Tenaga Pemrosesan Baru Setelah Era GP2
GoPro juga mengganti prosesor utama yang digunakan pada kamera generasi sebelumnya. MISSION 1 Series memakai GP3, sebuah System on a Chip dengan fabrikasi 5 nanometer yang dikembangkan untuk meningkatkan pemrosesan gambar sekaligus menekan penggunaan energi.
Menurut GoPro, GP3 menawarkan sekitar dua kali kemampuan pemrosesan piksel dibandingkan generasi sebelumnya. Chip ini menjadi dasar untuk resolusi lebih tinggi, peningkatan frame rate, pengolahan gambar pada cahaya rendah serta pengelolaan suhu yang lebih baik.
GP3 juga dilengkapi Neural Processing Unit. Bagian ini digunakan untuk menjalankan pemrosesan berbasis AI, termasuk pengenalan kondisi pengambilan gambar serta berbagai penyesuaian otomatis.
Kemampuan semacam ini semakin penting karena kamera modern tidak hanya bergantung pada sensor dan lensa. Banyak karakter gambar dihasilkan setelah data mentah dari sensor melewati proses pengurangan noise, penyesuaian warna, penggabungan eksposur dan stabilisasi.
GoPro menyediakan 13 mode pengambilan gambar yang dapat menyesuaikan kamera untuk berbagai penggunaan. Dive Mode, misalnya, memperoleh pengaturan warna dan stabilisasi yang disesuaikan untuk pemotretan bawah air, sementara Vlog Mode menggunakan pemrosesan yang memperhatikan wajah dan pencahayaan subjek.
Video 8K60 Membuat MISSION 1 PRO Masuk Kelas Serius
MISSION 1 PRO menjadi model yang paling menonjol dari keluarga baru ini karena mampu merekam 8K pada 60 frame per detik dalam rasio 16 banding 9. Resolusi tersebut dapat digunakan untuk memperoleh detail tinggi sekaligus menyediakan ruang besar ketika rekaman perlu dipotong saat penyuntingan.
Pada resolusi 4K, kamera dapat meningkatkan frame rate hingga 240 fps. Materi tersebut dapat diperlambat hingga sekitar delapan kali untuk menciptakan gerakan lambat yang sangat halus.
GoPro bahkan menyediakan mode burst 1080p pada 960 fps selama periode singkat hingga sekitar 10 detik. Pilihan lainnya adalah 1080p atau 1440p pada 480 fps tanpa menggunakan sistem burst.
MISSION 1 standar mempunyai batas yang lebih rendah tetapi masih cukup tinggi. Kamera ini merekam 8K30, 4K120 dan 1080p240. Karena sensor dan prosesor dasarnya sama dengan PRO, pengguna tetap mendapatkan sensor 1 inci serta foto 50MP tanpa harus membeli model teratas.
Perbedaan tersebut membuat MISSION 1 lebih cocok bagi pengguna yang tidak membutuhkan slow motion ekstrem, sedangkan MISSION 1 PRO lebih ditujukan kepada produksi yang membutuhkan banyak pilihan frame rate.
Open Gate Memberikan Ruang Lebih Bebas Saat Video Diedit
Salah satu fitur yang memperoleh perhatian besar pada MISSION 1 adalah Open Gate. Mode ini menggunakan area sensor yang lebih luas dalam rasio 4 banding 3 sehingga rekaman menyimpan informasi lebih tinggi pada bagian atas dan bawah gambar.
MISSION 1 PRO mampu merekam Open Gate hingga 8K30 dan 4K120. MISSION 1 standar menyediakan Open Gate hingga 4K120.
Rekaman dengan bidang lebih tinggi memberi kebebasan ketika satu video akan digunakan untuk beberapa platform. Materi yang sama dapat dipotong menjadi rasio horizontal untuk YouTube atau televisi, kemudian dibuat vertikal untuk Reels, Shorts dan TikTok.
Hal tersebut juga membantu ketika posisi subjek berubah selama pengambilan gambar. Editor mempunyai area tambahan untuk menggeser komposisi tanpa langsung kehilangan bagian penting dari gambar.
Penggunaan Open Gate semakin relevan bagi kamera yang sering ditempel di helm, kendaraan atau dada. Pengguna tidak selalu dapat melihat layar ketika merekam sehingga bidang gambar lebih luas memberi toleransi tambahan ketika posisi kamera tidak benar benar sempurna.
Kemampuan Cahaya Rendah Mendapat Perhatian Lebih Besar
Kualitas gambar saat matahari mulai turun merupakan salah satu tantangan besar kamera aksi. Ukuran bodi yang kecil membatasi ruang untuk sensor dan sistem pendinginan, sementara stabilisasi elektronik membutuhkan kecepatan rana yang cukup tinggi agar gerakan tidak berubah menjadi kabur.
MISSION 1 mencoba mengatasi persoalan tersebut melalui kombinasi sensor 1 inci dan GP3. GoPro menggunakan mode Quad Bayer yang menghasilkan piksel gabungan 3,2 mikrometer untuk meningkatkan pengumpulan cahaya.
GP3 kemudian melakukan pemrosesan lanjutan terhadap informasi dari sensor. Neural Processing Unit ikut digunakan untuk membantu pemrosesan piksel serta peningkatan hasil pada keadaan pencahayaan rendah.
Mode khusus Low Light juga tersedia pada keluarga MISSION 1. Selain itu, pilihan GP Log2 dan 10 bit memberikan ruang lebih besar bagi pengguna yang ingin melakukan pewarnaan secara manual dalam proses penyuntingan.
HLG HDR tersedia bagi pengguna yang membutuhkan rentang terang lebih luas dengan alur kerja HDR. MISSION 1 juga mendukung bitrate hingga 240 Mbps melalui pengaturan profesional.
Foto 50MP Membuat GoPro Lebih Serius untuk Gambar Diam
Peningkatan kamera tidak berhenti pada video. Sensor baru memungkinkan MISSION 1 Series menghasilkan foto hingga 50MP. Pengguna dapat mengambil gambar dalam format RAW untuk memperoleh ruang penyuntingan lebih besar.
SuperPhoto juga tersedia bagi pengguna yang lebih menyukai pemrosesan otomatis. Kamera menggunakan deteksi keadaan dan machine learning untuk memilih pengolahan gambar yang sesuai.
GoPro menyebut GP3 memungkinkan burst hingga 60 foto per detik. Kemampuan ini dapat berguna untuk memotret olahraga, kendaraan, lompatan maupun gerakan singkat ketika sulit menentukan waktu penekanan tombol secara tepat.
Kehadiran sensor besar sekaligus membuat MISSION 1 semakin dekat dengan kamera kompak premium. Perbedaannya, bodinya tetap dibuat untuk penggunaan yang lebih keras daripada kamera kompak biasa.
Tahan Air Hingga 20 Meter Tanpa Housing Tambahan
Ketahanan tetap menjadi salah satu ciri utama GoPro. MISSION 1 dan MISSION 1 PRO dapat digunakan hingga kedalaman 20 meter tanpa housing tambahan. Angka ini lebih dalam dibandingkan batas 10 meter pada HERO13 Black.
Untuk penyelaman lebih dalam, GoPro menyediakan Protective Housing yang meningkatkan ketahanan air hingga sekitar 60 meter. Housing tersebut juga mempunyai mounting fingers sehingga kamera tetap dapat dipasang dalam posisi horizontal maupun vertikal.
Berbeda dengan kedua model tersebut, MISSION 1 PRO ILS hanya dirancang tahan terhadap kondisi cuaca karena sistem lensanya dapat diganti. Model ini membutuhkan perlindungan tambahan apabila digunakan di bawah air.
GoPro juga memperbarui rancangan tombol. Tombol dibuat lebih tinggi agar lebih mudah digunakan ketika pemilik memakai sarung tangan. Layar belakang menggunakan panel OLED yang menurut perusahaan berukuran sekitar 14 persen lebih besar dibandingkan kamera flagship GoPro sebelumnya.
Lensa 159 Derajat Memberikan Bidang Pandang Sangat Lebar
MISSION 1 dan MISSION 1 PRO menggunakan sistem lensa tetap dengan bidang pandang native hingga 159 derajat. Situs GoPro menyebut kamera tersebut menggunakan lensa standar sekitar 14 mm dalam pemasaran lini produknya, sementara tabel teknis menampilkan rentang ekuivalen yang berubah sesuai mode digital yang digunakan.
Sudut sangat lebar masih mempertahankan karakter khas GoPro. Kamera dapat menangkap bagian lingkungan yang luas ketika dipasang dekat tubuh, kendaraan atau peralatan olahraga.
GoPro juga membuat hood lensa dapat dilepas. Komponen tersebut digunakan untuk membantu mengurangi glare dan flare ketika sumber cahaya kuat berada dekat bidang gambar.
Pengguna profesional yang membutuhkan focal length berbeda nantinya dapat beralih ke MISSION 1 PRO ILS. Kamera tersebut menggunakan mount Micro Four Thirds sehingga dapat dipasangkan dengan berbagai lensa kompatibel maupun adaptor. GoPro menjadwalkan ketersediaan model ini pada September 2026.
Enduro 2 Mendorong Waktu Rekam Melewati Tiga Jam
Perekaman resolusi tinggi selalu berhubungan dengan konsumsi daya dan panas. GoPro mencoba meningkatkan kedua area tersebut melalui GP3 dan baterai Enduro 2.
Baterai Enduro 2 mempunyai kapasitas 2150mAh. Dalam pengujian internal GoPro, MISSION 1 Series diklaim dapat merekam lebih dari lima jam pada 1080p30 dan lebih dari tiga jam pada 4K30 dalam kondisi tertentu.
Baterai baru tersebut juga kompatibel dengan HERO13 Black. Sebaliknya, baterai Enduro HERO13 Black dapat digunakan pada MISSION 1, walaupun waktu penggunaan menjadi lebih pendek.
GoPro turut menyediakan Dual Battery Charger baru. Perusahaan menyebut pengisi daya tersebut dapat membawa dua baterai Enduro 2 dari kosong menuju 80 persen dalam sekitar 48 menit, sedangkan satu baterai dapat mencapai 80 persen sekitar 21 menit.
Peningkatan durasi rekam menjadi penting karena kemampuan 8K dan frame rate tinggi akan kehilangan banyak kegunaan apabila kamera terlalu cepat kehabisan tenaga atau terlalu sering berhenti karena temperatur.
“Menurut penulis, peningkatan baterai dan pengelolaan suhu justru menjadi salah satu bagian terpenting MISSION 1. Resolusi tinggi mudah terlihat menarik di daftar spesifikasi, tetapi kamera produksi harus mampu terus bekerja ketika pengambilan gambar berlangsung lama.”
Creator Edition Membuat GoPro Berubah Menjadi Sistem Produksi Lengkap
Pada 29 Juli 2026, GoPro memperluas keluarga MISSION 1 dengan dua paket baru. MISSION 1 PRO Creator Edition menggabungkan kamera PRO dengan Media Mod, Volta 2 dan Wireless Mic Complete Kit. Harga resminya di Amerika Serikat ditetapkan sebesar 1.099,99 dolar AS.
Media Mod menghadirkan mikrofon internal dengan delapan pilihan pola tangkap. Perangkat tersebut menyediakan tiga port audio 3,5 mm untuk mikrofon eksternal, line input dan headphone. Micro HDMI juga tersedia dengan output hingga 4K60 menuju monitor atau perangkat perekam eksternal.
Volta 2 membawa baterai internal 5800mAh sekaligus berfungsi sebagai grip, tripod dan remote. GoPro mengklaim kombinasi tersebut dapat memberikan waktu perekaman hingga sembilan jam pada 4K30 dalam kondisi yang ditentukan perusahaan.
Ultimate Creator Edition melangkah lebih jauh dengan menambahkan Fluid Pro AI gimbal, Wireless Mic Complete Kit, Light Mod 2 dan Media Mod. Harga resminya mencapai 1.199,99 dolar AS.
HERO13 Black Masih Menjadi Pilihan bagi Penggemar Action Cam Tradisional
Meskipun MISSION 1 merupakan keluarga GoPro terbaru, HERO13 Black belum kehilangan posisinya untuk pengguna yang menginginkan bentuk action camera GoPro klasik dengan ekosistem HB Series Lenses.
HERO13 Black mampu merekam 5.3K60, 4K120 serta Burst Slo Mo hingga 400 fps pada 720p. Kamera tersebut menggunakan baterai Enduro 1900mAh dan tahan air hingga kedalaman sekitar 10 meter tanpa housing.
Ukuran dan karakter penggunaannya membuat HERO13 Black tetap cocok untuk helm, sepeda, perjalanan, olahraga dan kebutuhan POV yang tidak memerlukan sensor 1 inci atau video 8K.
MISSION 1 lebih sesuai bagi pengguna yang mengutamakan kualitas gambar, rentang pengaturan profesional, kemampuan cahaya rendah serta produksi video dengan aksesori lengkap.
Dengan kata lain, GoPro tidak benar benar menggantikan konsep HERO dengan MISSION. Perusahaan kini mempunyai beberapa kelas kamera untuk kebutuhan yang semakin berbeda.
MAX2 Tetap Menjadi GoPro untuk Pengambilan Video 360 Derajat
Untuk perekaman segala arah, GoPro mempunyai MAX2 yang diperkenalkan pada September 2025. Kamera ini merekam video 360 derajat dalam resolusi True 8K dan memungkinkan pengguna menentukan sudut kamera setelah proses perekaman selesai.
MAX2 juga telah menerima pembaruan besar pada 2026. Firmware terbaru menambahkan perekaman warna 10 bit pada 8K serta bitrate lebih tinggi. GoPro menyebut pengguna GoPro Labs dapat mencapai bitrate hingga 300 Mbps.
Perbedaan penggunaan MAX2 dengan MISSION 1 cukup besar. MAX2 cocok ketika pengguna tidak ingin menentukan framing sejak awal. Kamera menangkap lingkungan di sekelilingnya, lalu sudut terbaik dipilih ketika proses editing.
MISSION 1 justru digunakan seperti kamera konvensional dengan arah lensa yang telah ditentukan ketika perekaman dimulai. Keuntungannya terdapat pada sensor lebih besar, kualitas cahaya rendah, video 8K berkualitas tinggi dan kontrol profesional yang lebih luas.
Harga MISSION 1 Mulai dari 599,99 Dolar AS
GoPro menetapkan harga resmi MISSION 1 sebesar 599,99 dolar AS. MISSION 1 PRO mempunyai MSRP 699,99 dolar AS, sedangkan Grip Edition berada di 779,99 dolar AS. GoPro juga menyediakan potongan khusus bagi pelanggan yang memenuhi syarat melalui program berlangganan.
Harga yang ditampilkan toko resmi dapat berubah karena promosi. Pada Agustus 2026, halaman kamera GoPro Amerika Serikat sempat menampilkan MISSION 1 sebesar 499,99 dolar AS setelah potongan 100 dolar dari harga normal 599,99 dolar AS.
MISSION 1 PRO ILS dipasarkan dengan harga resmi 699,99 dolar AS ketika tersedia. Situs produk GoPro saat ini menjadwalkan kamera berlensa Micro Four Thirds tersebut untuk September 2026.
Dengan hadirnya MISSION 1, MISSION 1 PRO, Creator Edition, Ultimate Creator Edition, HERO13 Black dan MAX2, lini GoPro pada 2026 menjadi jauh lebih beragam dibandingkan generasi ketika hampir seluruh perhatian berada pada satu HERO Black. Seorang pengguna dapat memilih kamera kecil untuk POV, kamera 360 derajat untuk menangkap seluruh arah, atau sistem MISSION 1 dengan sensor 1 inci untuk produksi 8K, foto 50MP, penyelaman hingga 20 meter dan alur kerja video profesional.
- Share






